7 Game atau Cerita Interaktif Bertema Hantu dan Mitos Lokal

7 Game atau Cerita Interaktif Bertema Hantu dan Mitos Lokal

  • Penulis 7semua
  • 24 Desember 2025
  • 20 menit

7semua - Dulu, cerita hantu lokal hanya hidup di:

  • obrolan warung kopi,

  • begadang di teras rumah,

  • atau cerita sebelum tidur yang bikin merinding.

Sekarang,
hantu dan mitos lokal pelan-pelan pindah ke layar:
jadi game,
visual novel,
cerita interaktif,
thread bercabang,
hingga pengalaman “choose your path” di media sosial.

Menariknya,
format interaktif bikin kita bukan cuma penonton,
tapi bagian dari cerita:
kita memilih jalan,
menentukan dialog,
dan menanggung konsekuensi di akhir.

Mari kita bahas 7 bentuk game atau cerita interaktif bertema hantu dan mitos lokal,
bukan dalam judul spesifik,
tapi dalam pola pengalaman yang sering muncul—
yang bikin bulu kuduk berdiri sekaligus bikin kita makin dekat dengan kekayaan kisah Nusantara.

1. Game Eksplorasi Desa Angker

Salah satu format paling populer:
kamu menjadi karakter yang:

  • pulang ke desa,

  • tersesat di kampung tua,

  • atau disuruh menyelidiki tempat yang “tidak semua orang berani masuk”.

Di dalam game:

  • kamu menjelajahi gang sempit,

  • rumah kosong,

  • balai desa terbengkalai,

  • dan tentu saja, makam tua di pinggir hutan.

Hantu lokal yang muncul pun:

  • bukan sekadar sosok generik,

  • tetapi makhluk dari mitos Nusantara:
    penunggu pohon besar,
    perempuan di sumur tua,
    atau sosok tinggi di persawahan malam.

Interaktifnya ada di:

pilihanmu menentukan apakah kamu datang dengan sopan,
atau sembarangan—dan hutan akan mengingat itu.

2. Cerita Chat Horor dengan Karakter Lokal

Format lain yang marak adalah cerita chat interaktif:
kamu seolah membaca atau ikut ngobrol di:

  • grup keluarga,

  • grup teman satu kos,

  • atau chat antara dua orang yang mengalami kejadian aneh.

Latar yang dipakai:

  • kos murah dekat kuburan,

  • jalan pintas di kampung,

  • atau penginapan tua.

Kadang kamu diberi pilihan:

  • balas apa,

  • percaya atau tidak,

  • datang menolong atau menyuruh temanmu kabur.

Ini bikin hantu lokal terasa… sangat dekat.
Bukan lagi sekadar “makhluk di film”,
tapi sesuatu yang bisa saja mampir di grup chat-mu tengah malam.

3. Visual Novel Hantu yang Punya Latar Tragis

Game atau cerita interaktif bergaya visual novel sering:

  • penuh dialog,

  • banyak cabang pilihan,

  • dan kaya latar belakang.

Hantu di sini tidak hanya menakuti,
tapi punya cerita sedih:

  • korban pengkhianatan,

  • kematian tidak wajar,

  • janji yang tidak ditepati.

Sebagai pemain/pembaca,
kamu bisa:

  • memilih bersikap kasar atau empatik,

  • membantu menyelesaikan urusan duniawinya,

  • atau justru mengabaikan petunjuk.

Pada akhirnya,
kamu dipaksa bertanya:

“Siapa sebenarnya yang lebih menakutkan?
Hantu yang marah, atau manusia yang membuatnya jadi seperti itu?”

4. Game Petualangan Ritual dan Sesaji

Ada juga format cerita/game di mana:
tugasmu bukan hanya lari dari hantu,
tapi melakukan ritual:

  • menyiapkan sesaji,

  • mencari bunga di tempat tertentu,

  • menempatkan benda di titik-titik keramat.

Ini menarik karena:

  • kamu belajar tata cara lokal (meski versi fiksi),

  • kamu mengetahui makna simbol: bunga, air, garam, api, kain, dan sebagainya,

  • kamu tidak hanya “melawan” hantu,
    tapi mencoba berdamai dan “menyelesaikan” gangguan lewat adat.

Interaktifnya mengajarkan:

ketakutan bisa berkurang
ketika kita mengerti tata krama di wilayah yang kita masuki.

5. Cerita Interaktif Media Sosial: Polling dan Fitur “Pilih Arah Cerita”

Beberapa kreator memakai:

  • fitur polling,

  • fitur “pilih A/B”,

  • atau reply berantai

untuk membuat cerita hantu dan mitos lokal yang:

  • bergulir sedikit demi sedikit,

  • dan pilihan followers menentukan apa yang terjadi selanjutnya.

Misalnya:

  • “Karakter kita dengar suara dari sumur.
    A: dekati, B: abaikan.”

  • Hasil polling menentukan bab berikutnya.

Hasilnya:

  • pembaca ikut merasa bersalah atau lega atas pilihan yang dibuat,

  • cerita terasa seperti milik bersama,

  • dan mitos lokal pelan-pelan hidup di timeline yang biasanya penuh hal sepele.

6. Game Investigasi Mitos di Kota Modern

Ada juga game yang memadukan:

  • kota modern: mall, apartemen, kantor,

  • dengan mitos lokal yang “ikut pindah ke kota”.

Karaktermu mungkin:

  • konten creator horor,

  • jurnalis,

  • atau pegawai kantoran yang kena shift malam.

Kamu menyelidiki:

  • lantai terlarang di gedung,

  • toilet yang konon angker,

  • atau suara langkah di koridor panjang jam 2 pagi.

Di sini, interaktivitas mengajarkan:

meski bentuknya modern,
rasa takut dan rasa hormat pada “yang tidak terlihat”
tidak pernah benar-benar hilang dari manusia.

7. Cerita Interaktif yang Mengajak Refleksi, Bukan Sekadar Terkejut

Yang paling menarik adalah format cerita interaktif
yang bukan hanya bikin kaget,
tapi juga bikin kamu merenung.

Misalnya:

  • kamu berperan sebagai orang yang dulu merusak sesuatu,

  • kamu bertemu hantu yang adalah korban ulahmu,

  • dan pilihanmu menentukan:
    apakah kamu meminta maaf, memperbaiki, atau lari lagi.

Akhir cerita bisa:

  • beda-beda,

  • ada yang “good ending”,

  • ada yang pahit tapi jujur.

Di sini, hantu dan mitos lokal dipakai sebagai cermin:

untuk melihat sisi gelap manusia,
menyorot penyesalan,
dan mengingatkan bahwa tindakan kita punya jejak—
bahkan setelah kita mengira semuanya sudah selesai.

Penutup

Game dan cerita interaktif bertema hantu dan mitos lokal
membuktikan bahwa:
kisah Nusantara tidak harus tinggal di buku tua atau obrolan di teras rumah.

Mereka bisa hidup di:

  • HP,

  • laptop,

  • dan platform digital,
    selama masih ada orang yang mau:
    menceritakan,
    menggambar,
    memprogram,
    dan tentu saja—berani bermain.

Pada akhirnya,
ketika kita menekan tombol “Start” atau “Next”,
kita sedang melakukan ritual kecil:

membuka pintu ke dunia di mana
tradisi, ketakutan, dan rasa ingin tahu
saling bergandengan tangan.

👉 Kalau kamu bisa membuat satu game atau cerita interaktif tentang hantu atau mitos lokal di daerahmu,
kamu paling ingin mengangkat sosok siapa,
dan pemainnya akan kamu paksa menghadapi pilihan seperti apa?